Lagi-lagi Oknum Media Merangkap Mafia BBM 

oleh -850 Dilihat

Bogor, paradigmanasional.id Hasil investigasi awak media di cimayang lapak/lokasi ngepok bbm jenis pertalite sedang melakukan kegiatan usaha pengepokan dari tangki motor jenis thunder diisikan ke dalam Jerigen ukuran 35 liter, Kamis 27 Februari 2025.

Inisial (G) mengatakan kepada awak media setiap hari nya mendapatkan 9 Jerigen (kompan) yang berkapasitas 35 liter jenis pertalite di SPBU cimayang.

“Ayenamah rada sulit, perhari paling menang 9 kompan ukuran 35 liter,sebab dibatasi waktuna ku pihak SPBU cimayang. Dalam bahasa Indonesia (Sekarang ini agak sulit, perhari hanya dapat 9 derigen yang berkapasitas 35 liter, karena dibatasi waktunya oleh pihak SPBU cimayang dari pukul 7:00 pagi sampai dengan pukul 9:00 pagi.” Jelas G(inisial) sebagai penjaga lokasi pengepokan di cimayang.

Dia menambahkan dirinya hanya berkerja kepada Jani selaku pemilik BBM bersubsidi jenis pertalite tersebut.

“Urang mah didie gawe doang kang ka Jani dalam bahasa Indonesianya (Saya disini hanya bekerja bang)”Ungkap G (Inisial).

Saat dikonfirmasi awak media Jani mengaku dirinya selain berprofesi sebagai wartawan disalah satu media dan menjabat sebagai Kepala biro wilayah kabupaten bogor juga mengakui bahwa dirinya sebagai pemilik usaha tersebut dan beliau lah yang bertanggung jawab atas pemberitaan SPBU pasir gaok di wilayah rancabungur bogor.

“Saya kesel balanja di SPBU pasir gaok te diberean jadi pelanggan saya te kabarangan. Dalam bahasa Indonesia (Saya kesal belanja di SPBU pasir gaok tidak dikasih jadi pelanggan saya tidak dapat barang/BBM bersubsidi jenis pertalite)”.

Dia mengaku lokasi ngepok dicimayang dan sekarang belanja di SPBU cimayang tapi wakunya dibatasi mulai pukul 7:00 pagi sampai dengan pukul 9:00 pagi”Ungkap Jani.

Hingga berita ini ditayang belum ada pihak pengawas SPBU cimayang I (inisial), untuk hak jawab.
Red.

(Red/Maulana)

No More Posts Available.

No more pages to load.