Lapor Pak Karporles Marak Peredaran Narkoba Didekat Polsek Kualuh Hulu ,APH Tidak Mampu Bertindak

oleh -133 Dilihat

Labuhanbatu Utara, paradigmanasiol.id Aroma pembiaran aparat penegak hukum menyeruak dari maraknya peredaran narkoba jenis sabu-sabu dan pil inex di Gang Azhari, Kelurahan Aek Kanopan Timur, Kecamatan Kualuh Hulu. Aktivitas ilegal yang disebut berlangsung terang-terangan di tengah pemukiman padat penduduk itu kini memicu kemarahan publik, Minggu,05 April 2026.

Yang lebih mencengangkan, lokasi yang diduga menjadi pusat transaksi narkoba tersebut hanya berjarak sekitar 300 meter dari kantor polisi. Fakta ini memantik kecurigaan serius: apakah aparat tidak mengetahui, atau justru membiarkan?

Terang-terangan, Lama Beroperasi, Tak Tersentuh
Warga menyebut praktik peredaran sabu di wilayah ini bukan lagi isu tersembunyi. Aktivitas itu diklaim telah berlangsung lama tanpa tindakan tegas dari aparat.
“Ini bukan rahasia lagi. Sudah lama berjalan dan semua orang tahu. Tapi kenapa tidak pernah ada tindakan?” ujar Siregar (57), warga setempat, Minggu (5/4/2026).
Pernyataan tersebut mempertegas bahwa dugaan peredaran narkoba di kawasan ini telah berlangsung sistematis dan berkelanjutan.

🔍 Nama Bandar Mencuat, Aparat Dipertanyakan
Di tengah keresahan warga, muncul dugaan keterlibatan dua sosok yang disebut sebagai pengendali utama jaringan, yakni HR alias Heru dan AVL alias Andre. Keduanya dituding leluasa menjalankan bisnis haram di kawasan tersebut tanpa hambatan berarti.
Seorang warga lainnya, Boru Ritonga (31), menyuarakan kekecewaan mendalam terhadap situasi yang dinilai tidak masuk akal.
“Kalau bandar bisa bebas beroperasi dekat kantor polisi, ini bukan lagi soal kecolongan. Ini patut dipertanyakan serius. Jangan sampai hukum hanya tajam ke bawah, tumpul ke atas,” tegasnya.

⚠️ Ancaman Nyata: Generasi Muda di Ujung Bahaya
Peredaran narkoba di lingkungan padat penduduk bukan sekadar pelanggaran hukum, tetapi ancaman langsung terhadap masa depan generasi muda. Warga menilai, pembiaran terhadap praktik ini sama dengan membuka pintu bagi:
Meningkatnya kriminalitas
Rusaknya moral anak-anak muda
Hancurnya ketenteraman lingkungan
Situasi ini disebut sebagai bom waktu sosial yang dapat meledak kapan saja jika tidak segera ditangani.

📢 Desakan Keras: Tangkap, Bongkar, Bersihkan
Kesabaran warga kini mencapai titik batas. Mereka tidak lagi meminta, melainkan menuntut tindakan konkret dari aparat penegak hukum di wilayah Kualuh Hulu:
Penggerebekan lokasi
Penangkapan para pelaku
Pengungkapan jaringan peredaran
Warga juga mengingatkan, kegagalan bertindak hanya akan memperkuat persepsi publik bahwa hukum tidak ditegakkan secara adil.

🚔 Kapolsek Bungkam, Kepercayaan Publik Dipertaruhkan
Upaya konfirmasi kepada Kapolsek Kualuh Hulu, AKP Citra Yani Barus, hingga berita ini diterbitkan belum mendapat respons.
Sikap bungkam tersebut semakin memperkuat tanda tanya besar di tengah masyarakat. Transparansi dan ketegasan kini menjadi harga mati untuk menjaga kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.

🧭 Ujian Nyata Penegakan Hukum di Labuhanbatu Utara
Kasus ini menjadi ujian terbuka bagi aparat di Labuhanbatu Utara. Jika dugaan ini benar dan terus dibiarkan, maka yang dipertaruhkan bukan hanya keamanan lingkungan, tetapi juga wibawa hukum itu sendiri.
Publik kini menunggu: aksi nyata atau sekadar diam?

(Ade rambe)

No More Posts Available.

No more pages to load.