Pangdam XIII Merdeka Kunjungi Markas Kodim 1303 BM, Sekaligus Memberi Arahan

oleh -609 Dilihat

KOTAMOBAGU,SULUT (Paradigmanasional.id) – Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XIII/Merdeka yang baru Mayjen TNI Alfret Denny Djoike Tuejeh melakukan kunjungan kerja yang kedua. Pertama, sewaktu belum menjabat. Dan saat ini, sudah menjabat di Markas Kodim 1303 Bolaang Mongondow Jumat 14/1/22.

Kunjungan tersebut merupakan agenda yang sudah direncanakan. Ini juga termasuk silahturahmi, dan memberikan arahan kepada Dandim, Danramil, Babinsa, dan para prajurit.

Pangdam XIII Merdeka Mayjen TNI Alfred Denny Djoike Tuejeh ketika memberikan Pengarahan dihadapan Dandim 1303 Bolmong, Danramil, serata Babinsa Se-Bolaang Mongondow Raya, mengatakan:

” Modal utama prajurit, apapun itu kita jaga. Ingat! kalau semangat ngak ada, bagaimana kalian menjaga wilayah?. Pasti, Desa yang menjadi wilayahmu akan tidak terjaga seperti yang diharapkan,” Tegas Pangdam XIII Merdeka.

Semangat yel-yel kalian yang jadi contoh, harus selalu dipelihara. Terkait Stik yang digunakan oleh pimpinan, terutama pak Dandim, jangan ketika menggenggamnya hanya untuk menakuti rakyat. Tetapi, kemampuan cara memimpinlah yang harus dipelihara. Yaitu, bagaimana menjaga, melindungi, serta mengayomi masyarakat. Prajurit itu harus serba bisa, demi kepentingan Bangsa dan Negara.

” Rekan-rekan sekalian parajuritku, sering disampaikan perubahan-perubahan banyak yang terjadi didunia ini. Khususnya, di Indonesia, Sulawesi Utara, termasuk di Bolaang Mongondow Raya,” Tambah Pangdam XIII Merdeka.

Aspek Geografi, Demografi, dan Kondisi sosial. Perubahannya banyak, cepat sekali berubah. Contoh, infratruktur jalan dulu dengan sekarang beda, tentunya jalan sekarang yang jauh lebih baik. Penduduk tadinya sedikit, sekarang sudah banyak sekali. Dulu tidak ada komunikasi saat ini, di atas gunung saja sudah bisa berkomunikasi melalui kecanggihan teknologi Hp. Dan, bisa dipakai untuk memantau kegiatan apa saja.

” Saya sampaikan kepada kalian prajuritku, kita harus terus membekali diri, tentang kemampuan, dan ketrampilan. Kalau ada masalah dilapangan, gunakanlah alat komunikasi yang canggih berupa HP Android,” tandas Pangdam XIII Merdeka.

Lanjut terkait pengetahuan BINTER, itu cukup banyak dan mungkin kalau kami harus menuntut kalian Dandim, para Danramil, dan Babinsa harus melakukan aturan-aturan dengan ketentuan sesuai buku petunjuk serta teori-teorinya.

” Satu saja yang saya minta kepada Babinsa, kalau pun terjadi masalah di Desa binaan, biarlah hanya di satu Desa itu. Bukan, Desa yang menjadi tanggung jawab kamu. Contoh, perekonomian harus jalan, pembagunan di Desa tidak boleh terhambat. Dan itu salah satu tanggung jawab Anda,” pinta Pangdam XIII Merdeka.

Terakhir yang menjadi tanggung jawab besar kita kepada masyarakat, terutama para Danramil, Babinsa, dan Dandim yaitu masalah Pandemi Covid-19.

” Harus terus menghimbau, menyampaikan, menyadarkan masyarakat kita untuk tidak abai, dan lalai menerapkan protokol kesehatan. Laporan masuk ke saya, sudah 81% lebih masyarakat yang di vaksinasi khususnya wilayah Bolaang Mongondow Raya. Terus tingkatkan capaian target pemberian vaksinasi, dari pemerintah pusat hingga Daerah kepada masyarakat,” pungkas Pangdam XIII Merdeka.

# DeNNy. DaMoPoLii #

No More Posts Available.

No more pages to load.