Petugas Babin Lakukan Sosialisasi Pada Para  Remaja Terkait TPPO

oleh -1668 Dilihat
oleh

Bogor, Paradigmanasional.id –  Babinkamtibmas Bripka Hickmatyar Sukmedi Polsek Leuwiliang Polres Bogor Polda Jabar, melakukan silaturahmi sekaligus memberikan himbauan kamtibmas kepada para remaja warga binaannya tentang TPPO yang bertempat di Kp. Putra Harapan desa Leuwiliang kecamatan Leuwiliang kabupaten Bogor.(28/06/2023).

Kapolres AKBP Dr. Iman Imanudin S.H., S.I.K., M.H melalui Kapolsek Leuwiliang Kompol Agus Supriyanto S.H. M.H menyampaikan beberapa himbauan tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan pesan – pesan kamtibmas.

“Kepada masyarakat agar waspada dengan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), oleh karena itu kami menghimbau untuk bersama sama melakukan deteksi dini dengan pemerintahan Desa, RT/RW, tokoh agama dan warga masyarakat ” urainya.

“Agar selalu berhati-hati dan waspada, tidak tergiur bujuk rayu dari perorangan maupun kelompok untuk menjadi PMI atau Pekerja Migran Indonesia  melalui jalur illegal.”

“Tindak Pidana Penjualan Orang merupakan tindak kriminal Transnasional yang bertentangan dengan martabat, kemanuasian dan hak asasi manuasi (HAM). Pelaku tindak pidana Penjualan orang ( TTPO ) akan di kenakan pasal 297 KUHP dan Undang Undang No. 21 tahun 2007 dengan hukuman maksimal 15 tahun penjara, ” urainya.

“Agar masyarakat waspada dan segera melaporkan ke pihak kepolisian bila ada orang yang tidak di kenal, datang dan menawarkan uang untuk di jadikan pekerja dengan modus menjadi imigran ke luar negeri. Jangan memilih perusahaan yang ilegal menjanjikan gaji besar dan iming – iming proses di mudahkan dan sebagainya. Bila mencari pekerjaaan pilih perusahan yang legal, terdaftar resmi, agar terjamin payung hukumnya, dan apabila menemukan hal – hal yang melanggar aturan segera laporkan kepolsek terdekat atau Call Center Polres Bogor (021) 110 yang melayani 24 jam laporan serta aduan dari masyarakat,” Pungkas Kapolsek Leuwiliang Kompol Agus Supriyanto.

(Maulana)

No More Posts Available.

No more pages to load.