PJS Muba Minta Ilegal Refinery di Bayung Lencir dan Babat Toman Ditutup

oleh -51 Dilihat

MUBA, paradigmanasional.id Aktivitas penyulingan minyak Ilegal diduga masih beroperasi, DPC Pro Jurnalismedia Siber Kabupaten Musi Banyuasin soroti kinerja penegakkan hukum Polsek Bayung Lencir dan Polsek Babat Toman.

Berdasarkan informasi yang dikantongi PJS Muba, aktivitas Illegal Refinery di wilayah Kecamatan Bayung Lencir dan Kecamatan Babat Toman tersebut diduga tetap beroperasi dengan waktu operasionalnya berlangsung pada malam hari.

Informasi ini menunjukkan bahwa aparat tidak benar-benar serius dalam menindak tegas para pelaku pelanggaran hukum tersebut.

Menyoroti hal ini, Ketua PJS Musi Banyuasin Riyansyah Putra SH CMSP menyampaikan, akibat yang ditimbulkan aktivitas Illegal Refinery tersebut bukan hanya merugikan negara dari segi ekonomi, tetapi juga membuat pencemaran terhadap lingkungan.

“Pencemaran lingkungan dari aktivitas ini berpotensi menyebabkan terjadinya insiden kebakaran.jika komitmen untuk melakukan penegakkan hukum, penindakan tegas harus dijalankan sampai tuntas jangan setengah – setengah,”ujarnya.

Ia menilai, dibalik aktivitas penyulingan minyak ilegal yang aman dan tanpa hamba dalam beroperasi terdapat jaringan perlindungan terorganisir yang memberikan keleluasaan bisnis ilegal tersebut.

“Apabila tidak ada konspirasi dan permainan didalamnya, tidak mungkin aktivitas ilegal ini terus beroperasi.kami minta APH mengusut tuntas dan menangkap para mafia Illegal Refinery yang terang – terangan beroperasi,”jelasnya.

Lebih lanjut, Riyan mendesak agar tempat-tempat penyulingan minyak ilegal yang ada di Kecamatan Babat Toman dan Kecamatan Bayung Lencir ditertibkan.

“Seluruh penyulingan minyak yang ada di dua kecamatan di Kabupaten Muba ini kami minta segera ditindak dan ditertibkan hingga tuntas.selain itu, kami juga menginginkan agar proses penindakan yang nantinya dilakukan berjalan transparan,”tukasnya.

(Ary)

No More Posts Available.

No more pages to load.