Presiden Prabowo Subianto Pimpinan Ratas Dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka,Dan Kabinet Merah Putih.

oleh -533 Dilihat

Jakarta, paradigmanasional.id Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, untuk membahas penyelenggaraan Sekolah Rakyat Rintisan Tahun 2025-2026. Rapat ini bertujuan untuk memastikan program sekolah rakyat berjalan dengan perencanaan yang matang dan berbasis data.

Dalam rapat tersebut, Menteri Sosial Saifullah Yusuf melaporkan bahwa sekolah rakyat telah resmi dimulai sejak 14 Juli 2025 di 63 titik dan akan diperluas ke 37 titik tambahan pada minggu ini atau depan, serta 59 titik lainnya pada bulan September mendatang. Total, program ini ditargetkan mampu menampung lebih dari 15 ribu siswa dan melibatkan lebih dari 2.000 guru serta 4.000 tenaga kependidikan lainnya.

*Poin-poin penting dari rapat tersebut adalah:*

– *Perluasan Sekolah Rakyat*: Program sekolah rakyat akan diperluas ke lebih banyak titik untuk meningkatkan akses pendidikan bagi keluarga miskin dan miskin ekstrem.
– *Perencanaan Matang*: Presiden Prabowo menekankan pentingnya perencanaan yang matang dan berbasis data untuk memastikan kesuksesan program sekolah rakyat.
– *Rekrutmen Siswa*: Proses rekrutmen siswa harus dilakukan secara selektif dan tepat sasaran untuk memastikan bahwa program ini bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan.
– *Kurikulum Fleksibel*: Kurikulum sekolah rakyat akan dirancang fleksibel dengan sistem multi-entry dan multi-exit untuk memungkinkan siswa masuk dan menyelesaikan studi berdasarkan kesiapan dan latar belakang pendidikan mereka.

Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, guna membahas penyelenggaraan Sekolah Rakyat Rintisan Tahun 2025–2026.

Atas kolaborasi dan kerja sama dari berbagai pihak, Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf melaporkan kepada Presiden bahwa sekolah rakyat telah resmi dimulai sejak 14 Juli 2025.

Mensos juga menyampaikan bahwa proses pembelajaran akan diperluas ke 37 titik tambahan pada minggu ini atau depan, serta 59 titik lainnya pada bulan September mendatang. Penyelenggaraan sekolah rakyat rintisan tahun 2025 ini ditargetkan mampu menampung lebih dari 15 ribu siswa.

(muspn).

Dilansir dari : Sumber: BPMI Setpres

No More Posts Available.

No more pages to load.