
Kotamobagu, Sulawesi Utara, Paradigmanasional.id – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti SMA Negeri 3 Kotamobagu pada Rabu, 08 April 2026.
Keluarga besar SMAN 3 Kotamobagu menggelar acara Halal Bihalal Pasca Idul Fitri 1447 H dan syukuran hari raya nyepi Tahun Caka 1948 dirangkaikan perpisahan dengan guru Ni Wayan Sumarni, S.Pd. yang memasuki masa pensiun.
Kegiatan tersebut berlangsung penuh khidmat dengan penceramahnya Hi.Yusuf Dani Pontoh,S.Ag.M.Hi yang telah memberikan pemahaman tentang hikma halal bi halal.
Menurut Dani Pontoh Halal bihalal adalah tradisi khas Indonesia yang bermakna memaafkan kesalahan secara lahir batin untuk mencairkan hubungan yang beku, mempererat silaturahmi, dan membersihkan jiwa dari dendam.
Momen ini menjadi penyempurna ibadah puasa Ramadan dengan mewujudkan kemaslahatan sosial, kedamaian, dan persatuan. Ujar Dani Pontoh.
Kepala SMA N 3 Kotamobagu Djepri Adilang S.Pd dalam sambutannya, menekankan pentingnya kebersamaan dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. “Momentum Idul Fitri ini hendaknya kita jadikan titik awal untuk memperbaiki diri, mempererat hubungan, serta meningkatkan kualitas pengabdian di dunia pendidikan di Kota Kotamobagu ,” ujarnya.
Kepsek Djepri Adilang juga mengucapkan selamat kepada Ni Wayan Sumarni ,S.Pd yang memasuki masa pensiun tetapi dengan hikmah halal bi halal ini kita harus saling memaafkan, mempererat silaturahmi, menyambung tali silaturahmi, meningkatkan kesehatan jiwa, mewujudkan kedamaian sosial dan kemaslahatan bersama karena
Halal bihalal bukan sekadar formalitas, tetapi jalan meningkatkan nilai-nilai kemanusiaan dan keimanan. Pungkas Djepri Adilang.
Acara tersebut berlangsung penuh khidmat dihadiri oleh para guru dan staf, pengurus inti komite, pengawas bina Rusli Mamonto, Kacabdin Kota Kotamobagu – Boltim Hans Hart Moonik, M.Pd serta seluruh undangan.
Feki Sajow





