
Kotamobagu, paradigmanasional.id- Setelah dibuka oleh kepala dinas pendidikan Provinsi Sulawesi Utara kegiatan sosialisasi Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) di SMA 1 wilayah Kotamobagu dan Boltim, maka semua kepala Sekolah (Kepsek) kembali ke Sekolah masing-masing untuk melanjutkan sosialisasi kegiatan tersebut.
Seperti yang saat ini di laksanakan oleh SMA Negeri 2 Kotamobagu Rabu (29/6/22). Kepada wartawan Paradigmanasional Kepala Sekolah SMAN 2 Kotamobagu Drs. I Ketut Gunawan MM menyampaikan, kami melakukan pendalaman kembali tentang IKM ini.
” Sudah beberapa tahap kami lakukan, mendahulukan sebelum IKM. Melaksanakan, mengaktifkan ID belajar di awal-awal sekali,” tutur Gunawan.
Sehingga semua guru-guru di SMAN 2 Kotamobagu sudah aktif untuk akun ID belajarnya. Dan setelah itu, kami mendorong guru-guru untuk membuka platform Merdeka Belajar.
” SMAN 2 Kotamobagu sedang melangka lebih jau, untuk meneruskan Visi dan Misi, tujuan, sampai pada logo Sekolah itu sudah selesai. Dan, tinggal kami bahas lebih lanjut agar menjadi lebih sempurna,” tambah Gunawan.
Disamping itu juga SMAN 2 Kotamobagu telah membahas tentang Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan (KOSP), dimana draf itu sudah rampung.
” Tinggal nanti akan diplenokan kembali dalam kegiatan IKM ini. Sehingga, kurikulum itu bisa digunakan untuk tahun ajaran 2023/2024,” ujar Gunawan.
Untuk kegiatan sosialisasi Implementasi Kurikulum Merdeka di SMAN 2 Kotamobagu ini, pelaksanaannya tiga hari. Mulai hari ini tanggal 29 sampai dengan tanggal 30.
” Kurikulum IKM sangat membantu. Karena, dikurikulum Merdeka ini banyak ‘Paradigma’ baru yang dikembangkan. Siswa di kembangkan sesuai kodratinya, itu yang paling utama,” tandas Gunawan.

Kemudian pelajaran Terdiperensiasi sesuai dengan level tingkatan karakter Siswa masing-masing.
” Harapan saya semoga dengan adanya kegiatan sosialisasi IKM, bisa memberikan hal positif, bagi guru-gurunya. Dan, Siswa akan lebih hebat, pintar, dan sebagainya,” pungkas Gunawan.
#DennY.D#








