Kotamobagu, Sulawesi Utara, Paradigmanasional.id – Kegiatan Deklarasi Pakta Integritas sekaligus Pembukaan Kegiatan Ujian Sekolah ( US ) Jenjang SMK Cabang Dinas Pendidikan Daerah Wilayah Kotamobagu – Boltim Oleh Kacabdin yang diikuti Oleh 27 SMK Negeri/Swasta di Kotamobagu-Boltim. Yang dipusatkan di SMK Negeri 2 Kotamobagu senin 13/03/ 2023 Pukul 07.30 wita sampai dengan selesai.
Kepala SMKN 2 Kotamobagu Hi. Hardi Mokoginta, S.Pd MM ketika diwawancarai media Paradigmanasional.id mengatakan, kegiatan yang digelar tersebut yaitu pendeklarasian Pakta Integritas untuk seluruh tenaga pendidik dan tenaga kependidikan dan Pembukaan kegiatan Ujian Sekolah untuk jenjang SMK wilayah Kotamobagu dan Boltim yang dipusatkan di SMKN 2 Kotamobagu.
Kegiatan Ujian akhir SMK merupakan salah satu bentuk penilaian pengetahuan dan ketrampilan siswa selama menempuh pendidikan pada jenjang pendidikan SMK. Hasil US merupakan salah satu nilai yang digunakan untuk menentukan nilai akhir yang nantinya akan dicantumkan dalam ijazah kelulusan.
“Selain itu nilai Ujian sekolah juga berfungsi sebagai tolok ukur untuk mengukur pencapaian standar kompetensi lulusan (SKL)”. Sebut Hardi Mokoginta
Lanjut Hardi Mokoginta, “Penandatangan Pakta integritas oleh seluruh Tenaga pendidik dan kependidikan di SMK N 2 Kotamobagu merupakan bagian dari upaya sekolah untuk menjamin mutu/kualitas pelaksanaan tugas secara disiplin, jujur, akuntabel, objektif dan transparan serta sesuai dengan prinsip-prinsip etika, sehingga dapat membangun kepercayaan publik kepada SMKN 2 Kotamobagu sebagai lembaga pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan Vokasi”. Demikian Kepsek Hardi Mokoginta menjelaskan.
Kacabdin Boltim dan Kota Kotamobagu Hans Hart Moonik, S.Pd, M.Pd ketika diwawancarai media Paradigmanasional mengatakan “Dengan penandatanganan pakta integritas, masing – masing kepala sekolah sebagai penanggungjawab negara yang dibebankan kepada kita, berarti harus dijalankan dengan baik serta memiliki integritas”.
Lanjut Hans Moonik, “kalau melakukan ujian sekolah biasanya ada pakta integritas baik pelaksanaannya, bahkan juga yang mengawasi karena namanya pakta integritas berarti menjunjung tinggi kejujuran. Istilahnya guru – guru dan kepala sekolah tetap menjalankan tugas dan fungsi”.
Hal tersebut merupakan harapannya berkaitan dengan menjalankan tugas dan fungsinya sebagai pegawai negeri sipil yang sudah mengetahui apa yang harus di kerjakan.
“Begitu pula, bukan hanya guru – guru, tetapi harapannya kepada anak – anak yang paling utama adalah, menjaga kesehatan dalam mengikuti kegiatan ujian sekolah, belajar dengan giat, mengurangi kegiatan diluar sekolah yang tidak berhubungan dengan sekolah dan jangan biarkan kepada mereka yang hanya santai sehingga butuh kerja sama dengan orang tua untuk bersama menjaga anak kita dalam rangka ujian akhir”. Pungkas Hans Moonik.
Peliput : Feki S Editor : Sherly






