Bogor, paradigmanasional.id – SMP PGRI 3 Kota Bogor Menggelar Peringati Maulid Nabi Muhammad 1444 H Dengan Tema Teladani Rasul Meraih Ridho ALLAH Sekaligus Pembagian Bongsang Kepada Siswa, Guru Dan Untuk Masyarakat Sekitar Sebanyak kurang Lebih 1200 Orang, Berlangsung Di Halaman SMP PGRI 3 Beralamat Jalan Raya Ciomas No 308 Kelurahan Pasirmulya Kecamatan Bogor Barat Kota Bogor 13/10/2022
Dr Safaridah Yulianti MSi wakil Kepala ( Waka ) SMP PGRI 3 Bidang Akademik saat ditemui awak media usai acara ia mengatakan, ya kita inikan terutama mengadakan secara langsung tatap muka dengan anak sejak ada covid, jadi kita disini baru untuk membuat anak itu, bagaimana bisa merayakan Maulid Nabi Muhammad lagi secara langsung, sehingga kita disini lebih banyak keaktifitas anaknya, jadi kita mengandalkan anak dalam hal mengikuti lomba-lomba.
Jadi sebelumnya kita sudah mengshare semua kegiatan kepada anak siapa yang mau ikut, kemudian kalau jumlahnya banyak kita audisi, nanti dari audisi kita pilih dan kita tampilkan baru dipilih yang juara. kategori Lombanya banyak diantaranya, ada tilawah, ada yang puisi, kemudian ada nyanyi secara islami, terus ada juga membuat konten islami dan ada juga yang khotbah dari anak, nah setelah itu semua mereka tampilkan, jadi kita disini tidak memanggil ustad tetapi dari semua anak tampilkan saja, sebelumnya kita ada Sholat Dhuha dulu, karena kegiatan Sholat Dhuha tidak boleh di hilangkan.
Kita dua Minggu sebelumnya rapat dulu, kemudian setelah rapat kita share ke anak-anak siapa yang mau mengikutin, setelah itu setiap setiap memulai KBM kita bagi perpanitia, dibagian Tilawah siapa, dan bagian ini siapa, karena banyak perlombaannya ini, jadi kita kan audisi, nah finalnya sekarang, tadi juga sekaligus pembagian hadiah untuk juara satu, juara dua dan juara tiga, sedangkan untuk membuat anak menjadi minat, kami pihak gurunya diminta, untuk sukarela menyediakan doorprize, silakan berepa Alhamdulillah terkumpul sampai 80 bungkus kado dari guru-guru dan TU yang ada disini.untuk isi doorprize nya ada macam-macam berupa, Sajadah, Mukenah, kemudian ada sarung, terus ada Al-Qur’an, ada kaos, kemudian ada yang anak karena sekarang pulang sore, jadi ada tempat makan dan tempat minum, pokoknya macam-macam isi Doorprize nya, yang penting dari kita memberikan untuk anak.
Sesungguhnya bongsang ini mungkin bukan yang pertama, jadi kita itu memang mengadakan bongsang ini, untuk anak membawa satu anak itu dua bongsang, sedangkan kalau gurunya membawa minimal tiga, nah kita kumpulkan semua nanti kita bagikan ke anak lagi satu buah bongsang, kemudian ke gurunya juga sama, nah sisanya kita bagikan untuk masyarakat sekitaran sekolah, Kalau jumlah siswa saja sekitar enam ratus dikalikan dua sudah 1200 bongsang, belum juga dari guru dengan TU itu ada sekitar empat puluhan dikalikan tiga, untuk isi bongsang bebas memang harus kami seleksi juga ya, karena takutnya ada anak yang iseng, tapi ternyata Alhamdulillah tidak, bentuk isi bongsang ada yang berupa sembako, tapi kita sarankan ingin isi bongsang masakan Mateng, tapi ternyata mungkin karena orang tuanya juga bekerja tidak sempat masak, jadi ada yang berupa seperti itu tidak menjadi masalah bagi kita.
Untuk makna Maulid bagi para siswa sangat besar ya, karena jaman sekarang ini, apalagi jamannya daring itu kita juga tidak bisa mengontrol anak itu tentang hp, dari hp itu banyak kita bisa menemukan hal-hal yang negatif, tergantung bagaimana niat kita menggunakannya, tapi anak sekarang tidak bisa terlepas dari hp, jadi sekarang ini bagaimana mereka itu tidak terfokus yang namanya hp, tapi terfokus kepada kembali lagi kegiatan-kegiatan seperti, Maulid Nabi ini kan junjungan kita Nabi Muhammad, bagaimana kisah-kisah Rasullah yang sangat terpuji, itu bisa kita ikutin, nah kita gali kembali yang sudah vacum dirumah tidak ada kegiatan dan di Masjid juga dulu kan terbatas tidak ada kayak itu, jadi sekarang diingatkan kembali juga kepada anak-anak bagaimana Junjungan kita Nabi Muhammad SAW bisa menjadi contoh bagi umatnya, nah disitulah mereka menggali dengan cara, mereka disuruh berpidato, disuruh berpuisi, dan semuanya serba Islami mereka menggali jadi buka YouTube itu mencari bagaimana semua seperti itu.
Harapan saya Peringati Maulid Nabi Muhammad ini, bisa diselenggarakan setiap tahunnya, dengan cara terbuka seperti ini lebih meriah lagi, untuk tahun ini kita tidak bisa mengundang Ustad untuk Penceramah, karena kita ingin memfokuskan dulu kepada siswa kami, supaya ingat kembalilah setelah dunia mereka dengan hp, sekarang kita kembalikan lagi dunia mereka kebidang agama, tidak ada lagi hal-hal yang negatif, untuk berikutnya intinya ingin meriah lagi membuat acara ini, dengan mengundang Ustad sebagai Penceramah, supaya ada lagi siraman rohani bagi anak-anak kami disini.
Indra Robiandri, S.Pd. Kepala SMP PGRI 3 Kota Bogor , berhubung beliau tadi itu tidak bisa mendampingi secara langsung, karena ada rapat di YPLP beliau hanya titip pesan, semoga acara ini bisa berlangsung dengan Khidmat dan tetap karena covid dikatakan belum hilang, di jaga Protokol Kesehatan dan semoga juga nanti yang namanya bongsang ini tidak mubajir, jadi benar-benar masyarakat itu semuanya dapat, dan Alhamdulillah tempat ruangan kami khusus untuk bongsang sudah habis bersih, tadi masyarakat sudah banyak yang datang untuk mengambil bongsang
( M, M, F/ red)







