Terkait Ujian Sekolah SDN 4 Moyag Kelas VI Yang Berjumlah 17 Orang, Mohama: Semua Mengikutinya Tidak Ada Yang Sakit

oleh -1401 Dilihat

Kotamobagu, paradigmanasional.id –  Banyak atau sedikit Jumlah Siswa-siswi Yang ikut Ujian Sekolah, tidak berpengaruh bagi institusi pendidikan dalam menerapkan disiplin dan aturan-aturan yang berlaku dalam sistem yang sudah berjalan. Seperti pada pelaksanaan Ujian Sekolah atau penilaian Sumatif yang di gelar oleh Sekolah Dasar Negeri (SDN) 4 Moyag Kecamatan Kotamobagu Timur Senin (8/5/23).

Kita tau bersama, inikan baru selesai menjalani libur Idul Fitri 1444 Hijriah atau Lebaran tahun 2023. Ada berjumlah 17 orang siswa-siswi kelas VI SDN 4 Moyag mengikuti Ujian Sekolah. Namun tidak membuat surut guru-guru dan siswa-siswi dalam pelaksanaannya. Terlihat mereka sangat antusias, serius, dan berdisiplin di dalam kelas.

” Untuk pelaksanaan Ujian Sekolah atau penilaian Sumatif di SDN 4 Moyag, sudah memulainya dari hari Senin kemarin tanggal 8. Hari pertama ada dua mata pelajaran, yaitu Agama dan PKN.” tutur Kepala Sekolah SDN 4 Moyag Haris Mohama S.Pd kepada wartawan Paradigma di ruang kerjanya Selasa (9/5/23).

Lanjut Mohama, ada 10 mata pelajaran yang nantinya anak-anak siswa-siswi kelas VI ikuti dan diisi dengan benar, sampai hari Jumat nanti. Berarti lima hari Ujian Sekolah tersebut.

” Alhamdulillah siswa-siswi SDN 4 Moyag kelas VI yang berjumlah 17, semua mengikutinya. Tidak ada yang sakit.” ujar Mohama.

Begitupun dalam pelaksanaan ujian susulan itu tidak ada. Kerena, mereka sudah mengikuti dan hadir semua bahkan sangat bersemangat, walaupun kelas VI hanya berjumlah 17 orang.

” Harapan saya sebagai kepala Sekolah dan guru-guru SDN 4 Moyag, semoga siswa-siswi kelas VI selama pelaksanaan lima hari Ujian Sekolah, semua bisa mengikutinya dengan sepenuh hati, dan setelah selesai mendapatkan nilai yang baik seperti diinginkan kedua orang tua di rumah.” terang Mohama.

Begitupun kepala Sekolah SDN 2 Moyag Kusmaleti Paputungan S.Pd menyampaikan, jumlah siswa-siswi kami kelas VI yang mengikuti Ujian Sekolah atau penilaian Sumatif yaitu 14 orang.

” 9 laki-laki dan perempuan berjumlah 5 orang. Tentu yang menjadi harapan, sama seperti kepala-kepala Sekolah yang lain, menginginkan nilai yang terbaik. Agar ketika melanjutkan sekolah, bisa langsung di akomodir serta kelak mendapatkan prestasi yang diinginkan siswa-siswi dan orang tua di rumah.” pungkas Kusmaleti Paputungan.

(Denny.D)

No More Posts Available.

No more pages to load.