Universitas Bengkulu Lakukan Pengkajian Kebudayaan, Gali Potensi Lokal Sekaligus Inventarisasi Data Cagar Budaya Sebagai Dasar Pembelajaran Modern

oleh -15 Dilihat
oleh

Kabupaten Kaur, paradigmanasional.idDinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Kabupaten Kaur membuka ruang kolaborasi dengan kalangan akademisi. Hal ini ditandai dengan kunjungan tim dosen dan mahasiswa dari Universitas Bengkulu yang tergabung dalam program LENSA Bencoolen, Rabu (22/4/2026).

Rombongan diterima langsung oleh Sekretaris Dispendikbud Kaur, Miri Yuniarti, mewakili Kepala Dinas Lisarmawan, di ruang sekretariat. Turut mendampingi, jajaran bidang kebudayaan yang siap mendukung proses pengkajian yang akan dilakukan tim kampus tersebut.

Kunjungan ini tidak sekadar silaturahmi, tetapi membawa misi riset strategis. Tim Universitas Bengkulu melakukan pengkajian kebudayaan Kabupaten Kaur, menggali potensi lokal, sekaligus menginventarisasi data cagar budaya sebagai dasar pengembangan media pembelajaran modern.

Ketua tim, Yusnia, menjelaskan penelitian yang dilakukan berfokus pada pengembangan media pembelajaran berbasis augmented reality (AR) yang mengangkat kearifan lokal Bengkulu. Inovasi ini diharapkan mampu memperkuat literasi budaya sekaligus membangun kesadaran kewarganegaraan di kalangan pelajar.

“Kami ingin menghadirkan cara belajar yang lebih menarik dan interaktif, dengan memadukan teknologi dan budaya lokal agar generasi muda lebih dekat dengan identitas daerahnya,” ujarnya.

Program ini menyasar siswa dari tingkat sekolah dasar hingga menengah. Riset dijadwalkan berlangsung cukup panjang, mulai 1 Desember 2025 hingga 30 September 2026 dalam Tahun Anggaran 2025–2026.

Sementara itu, Miri Yuniarti menyambut positif inisiatif tersebut. Ia menilai kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi menjadi langkah konkret dalam menjaga sekaligus mengembangkan warisan budaya daerah.

“Kami sangat mendukung, karena ini sejalan dengan upaya pelestarian cagar budaya dan penguatan identitas lokal melalui dunia pendidikan,” tegasnya.

Ia berharap sinergi ini tidak berhenti pada penelitian semata, tetapi mampu melahirkan inovasi nyata yang bisa diterapkan di sekolah-sekolah di Kabupaten Kaur.
(Yoga)

No More Posts Available.

No more pages to load.