Vegan Festival 2022 Surabaya Resmi Digelar

oleh -144 Dilihat
oleh

Jawa Timur, paradigmanasional.id Vegan Festival 2022 resmi digelar 8-11 Desember di Grand City Surabaya. Event tahunan ini kolaborasi pemerintah dan swasta untuk mengajak masyarakat menjalani pola hidup sehat berbasis nabati.

Kepala Bidang Destinasi Pariwisata Disbudpar Jatim, Susiati pada pembukaan acara mengatakan, pola hidup masyarakat yang makin modern menjadi salah satu dasar gerakan masyarakat hidup sehat yang dicanangkan oleh Kementerian Kesehatan.

“Vegan mempunyai makna bukan hanya makan sayur saja melainkan gaya hidup yang mengajarkan pola makan yang seimbang, dengan menjaga vegetarian kebutuhan akan gizi dan nutrisi dalam tubuh juga dapat dipenuhi,” katanya.

Menurutnya, bisnis kuliner vegetarian tidak hanya berkembang di Surabaya, tetapi juga di beberapa daerah lain seperti Jember, Malang, Banyuwangi, Kediri, dan Mojokerto. saat ini jumlah pelaku bisnis kuliner vegetarian baik dari kalangan usaha kecil dan menengah atau pemilik restoran mencapai 50 orang.

Pandemi menuntut masyarakat untuk belajar dan menciptakan inovasi guna terus bertahan serta membangkitkan gairah pelaku ekonomi mulai dari pengusaha besar sampai UMKM yang akhirnya harus memanfaatkan digitalisasi sistem transaksi online, seperti situs jual beli online maupun media sosial.

“Teknologi dan aplikasi merupakan satu kesatuan yang harus dikuasai, perkembangan saat ini menuntut para pengguna mampu menyajikan informasi yang mudah dipahami serta memiliki daya tarik dan mampu mempengaruhi pelaku pasar,” tuturnya.

Untuk diketahui Vegan Festival 2022 diikuti berbagai tenant mitra Indonesia Vegetarian Society (IVS) dan juga terbuka untuk masyarakat umum. Adapun Vegan Festival kali ini bertema “Wonderland Indonesia”.

Ketua IVS Jatim Susanto mengungkapkan, Vegan Festival 2022 diikuti oleh sekitar 120 tenant yang menawarkan sekitar 500 macam minuman dan makanan nabati.

Adapun event tersebut pertama kali diadakan pada 2011. Susanto mengatakan, jumlah peserta terus meningkat begitu juga dengan jumlah pengunjung. Pada Vegan Festival 2019, jumlah pengunjung mencapai sekitar 30 ribu orang. Ia optimistis jumlah pengunjung kali ini akan meningkat atau minimal sama dengan pada 2019.

“Terus bertambahnya jumlah peserta dan meningkatnya pengunjung, menunjukkan animo masyarakat yang tinggi terhadap Vegan Festival dan kesadaran tentang pola hidup sehat. Kesadaran ini diharapkan juga dibarengi dengan keinginan untuk menerapkan pola hidup sehat yang dapat menjaga kebugaran dan imunitas tubuh,” kata Susant.

Sementara itu, Presiden World Vegan Organization (WVO) Dr. Susianto MKM dalam kesempatan tersebut mendorong masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat dengan mengkonsumsi lebih banyak sayuran dan buah-buahan. Hal ini harus dimulai dari keluarga. Orang tua harus memberikan contoh, jika ingin anak-anaknya menyukai sayuran dan buah-buahan. “Bagaimana anak bisa suka makan sayuran dan buah-buahan kalau orang tuanya sendiri tidak suka,” ujarnya.

Susianto menambahkan, pola hidup sehat berbasis nabati, juga dapat mencegah terjadinya penyakit kanker hingga jantung. “Produk makanan nabati mengandung banyak lemak tak jenuh sehingga dapat mencegah penyakit kanker hingga jantung,” jelasnya.(*)

No More Posts Available.

No more pages to load.