Kotamobagu, paradigmanasional.id – Berani transparan itu Hebat. Namun, transparan saja tak cukup. Informasi yang disampaikan kepada masyarakat pun mesti bisa dipertanggungjawabkan. Kedua terkait akuntabilitas dapat diartikan sebagai kewajiban-kewajiban dari individu-individu atau pimpinan yang dipercayakan untuk mengelola sumber-sumber daya publik dan yang bersangkutan dengannya untuk dapat menjawab hal-hal yang menyangkut pertanggungjawabannya.
Dua poin yaitu ‘TRANSPARAN DAN AKUNTABILITAS’ yang ada dalam visinya calon Sangadi Desa Bilalang I Kecamatan Kotamobagu Utara no urut 2 ini yang membuat hati masyarakat Desa Bilalang I datang untuk benar-benar mendukung, tulus dari hati mencintai beliau dan memberi support.
Dia adalah orang tua kita yaitu Hi. Suhardin Pobela, S.Pd. panggilan melekat dan akrab sehari-hari dirumah dan dimana saja (Aki Nata). Kepada wartawan Paradigmanasional saat dirumahnya Senin (10/10/22) mengatakan;
” Benar sesuai visi ‘Saya’ terwujudnya pelayanan publik yang TRANSPARAN dan AKUNTABILITAS, menuju Desa Bilalang I yang maju, makmur dan berkeadilan.” tutur Aki Nata.
InsyaAllah terpilih dan menang dalam kontestasi pemilihan Sangadi (PILSANG) Desa Bilalang I, saya akan jalankan juga program terkait kebersihan Desa.
” Untuk misi ada lima poin yang saya berikan untuk masyarakat Desa Bilalang I, seperti dibawah ini;
1. Melaksanakan program pemerintah Desa yang belum terealisasi.
2. Memberdayakan potensi-potensi yang ada di dalam masyarakat baik itu SDM, SDA dan ekonomi kerakyatan.
3. Memaksimalkan perkembangan teknologi guna mempermudah pelayanan masyarakat khususnya anak sekolah.
4. Pemaksimalan program-program pemerintah dan di imbangi dengan pembenahan bantuan yang kurang tepat sasaran.
5. Pelaksanaan pembangunan Desa yang berkesinambungan dengan mengedepankan musyawarah dan gotong royong masyarakat.
” Harapan ‘saya’ untuk masyarakat Desa Bilalang I marilah sama-sama kita menjaga keamanan dan kekeluargaan dalam kontestasi pemilihan Sangadi ini. Karena, harus selalu kita ingat dan pegang motto leluhur kita yaitu, Trimoto Bolaang Mongondow: mototompiaan, mototabian, bo mototanoban. Artinya, saling memperbaiki, saling mengasihi, dan saling mengingat.” pungkas Aki Nata.
# Denny.D #







