Wali Kota Sidak SPBU Pontodon, Langkah Cepat Mencegah Penyalagunaan BBM Bersubsidi,” KANNI Apresiasi

oleh -14 Dilihat

KOTAMOBAGU – Sulawesi Utara, Paradigmanasional.id Langkah cepat Pemkot Kotamobagu, DPRD serta TNI dan Polri yang melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pontodon, Kecamatan Kotamobagu Utara, mendapat apresiasi Komite Advokasi Hukum Nasional Indonesia (KANNI).
Menurut Ketua Investigas Nasional KANNI, Chandra E. Damopolii, Sidak yang dipimpin Wali Kota Kotamobagu Wenny Gaib itu merupakan langkah sigap Pemkot bersama unsur lainnya dalam merespon informasi yang berkembang di masyarakat dengan melakukan pengecekan labgsung ke lapangan.

“Kami mengapresiasi Sidak yang dilakukan untuk memastikan ketersediaan BBM kepada masyarakar dan mencegah penyalahgunaan penyaluran BBM subsidi di Kota Kotamobagu,” kata Chandra E. Damopolii, Selasa 8 September 2026.

Ia berharap seluruh pihak dapat terus menjaga situasi tetap kondusif sehingga warga yang membutuhkan BBM tidak merasa khawatir saat melakukan pengisian di SPBU. “Dan tentu kami berharap antrean panjang tidak terjadi lagi,” ujar Chandra.

Sebelumnya, dalam Sidak yang dilakukan Selasa 26 September 2026 pukul 02.10 Wita, ditemukan aktivitas pengisian bahan bakar minyak (BBM) subsidi yang diduga dilakukan secara sembunyi-sembunyi.

Temuan tersebut terjadi saat Wali Kota Kotamobagu, Weny Gaib (WG) dan Wakil Wali Kota, Rendy Virgiawan Mangkat (RVM), bersama Ketua DPRD Kota Kotamobagu, Adrianus Mokoginta dan sejumlah anggota DPRD, serta jajaran TNI dan Polri melakukan sidak di SPBU Pontodon.

Setibanya di lokasi, rombongan mendapati sejumlah kendaraan terparkir di area SPBU. Kondisi lokasi yang minim penerangan semakin menimbulkan kecurigaan karena aktivitas pengisian berlangsung ketika masyarakat di sejumlah SPBU masih harus menghadapi antrian panjang untuk mendapatkan BBM.

Pengecekan kemudian dilakukan secara langsung. Dalam pemeriksaan tersebut, ditemukan dua unit kendaraan dump truck yang diduga sedang mengantre untuk melakukan pengisian solar dengan menggunakan tangki rakitan dan puluhan galon kosong yang berada di dalam bak terbuka kendaraan.
Temuan ini langsung mendapat perhatian serius dari Wali Kota bersama pimpinan dan anggota DPRD serta aparat TNI-Polri. Dugaan pengambilan BBM dalam jumlah besar dan tidak sesuai peruntukan tersebut selanjutnya akan ditindaklanjuti bersama pihak Pertamina dan aparat penegak hukum.

Wali Kota Kotamobagu Weny Gaib mengatakan, sidak dilakukan sebagai bentuk respons pemerintah terhadap laporan masyarakat.
“Ini adalah laporan dari masyarakat bahwa di SPBU Pontodon sedang ada mobil truk keluar masuk untuk mengambil bahan bakar jenis solar dalam jumlah banyak.
Masyarakat meminta kami turun, dan tadi usai rapat paripurna di DPRD, kami bersama pimpinan dan anggota DPRD serta TNI-Polri turun ke lokasi. Ternyata laporan masyarakat itu benar, seperti yang kita lihat bersama,” ujar Wali kota.

Menurutnya, pemerintah tidak akan membiarkan persoalan tersebut berlalu begitu saja. Pemkot Kotamobagu akan segera melakukan koordinasi dengan Pertamina untuk membahas temuan di lapangan, termasuk kemungkinan pemberian sanksi apabila ditemukan pelanggaran.
“Besok nanti akan kami bicarakan bersama. Kami juga akan menghubungi Pertamina yang memasok kebutuhan di SPBU dan membahas sanksi tegas sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

(Feki Sajow.)

No More Posts Available.

No more pages to load.