Capping Day IKTGM Kotamobagu Tahun Akademik 2025/2026, Adati: Banyak Selamat Mahasiswa Malam Ini Telah Mengikuti dan Menyelesaikan Prosesnya

oleh -385 Dilihat

KOTAMOBAGU, paradigmanasional.id Dengan tema “Merajut Profesionalisme Sejak Dini sebagai Awal Pengabdian Perawat dan Bidan Berkarakter”, Institut Kesehatan dan Teknologi Graha Medika (IKTGM) Kotamobagu kembali menggelar kegiatan Pemasangan KAP (Capping Day) pada Fakultas ilmu Kesehatan Program studi S1 keperawatan dan DIII kebidanan tahun akademik 2025/2026 tepatnya di Ballroom Hotel Sutan Raja, Selasa, (10/02/26) malam.

Tema tersebut relevan dengan apa yang di sebut ‘mencerdaskan kehidupan bangsa’. Ada 56 orang Mahasiswa S1 keperawatan dan 23 orang Diploma III kebidanan ikut kegiatan Capping Day ini, dan total keseluruhan 79 Mahasiswa-Mahasiswi.

Ada beberapa Mahasiswa yang berprestasi tampil di depan untuk pemasangan lilin serta di pasangkan pita. Tentu semua bisa terlaksana, terkonsep, dengan baik berkat juga sumbangsih ide dan pemikiran cemerlang dari ketua yayasan pendidikan Bogani Dr. Ns. Henny Kaseger, S.Kep., M.Kes., M.H dan bapak Hubain Fidi sebagai pembina.

Walikota dr. Weny Gaib, S.pM yang diwakili Asisten 3 (Asisten Administrasi Umum) Pemerintah Kota Kotamobagu Moch Agung Adati, S.T, M.Si dalam sambutan menyampaikan, dalam rangka mengikuti acara Capping Day Mahasiswa fakultas ilmu Kesehatan, program studi S1 keperawatan dan DIII Kebidanan IKTGM Kotamobagu, InsyaAllah semua aktivitas kita malam ini akan diridhoi serta bernilai ibadah di hadapan Tuhan yang maha kuasa Allah SWT.

“Saya atas nama pribadi dan seluruh jajaran pemerintah Kota Kotamobagu menyampaikan ucapan selamat kepada adik-adikku para mahasiswa IKTGM yang malam ini telah mengikuti dan menyelesaikan proses Capping Day,” ujar Adati.

Ini sebagai sebuah tahapan penting dalam perjalanan akademik sekaligus juga menandai kesiapan untuk melangkah ke fase pembelajaran aplikatif dan profesional.

“Bagi pemerintah Daerah Kota Kotamobagu, pelaksanaan acara Capping Day pada malam ini memiliki makna yang sangat strategis, karena kegiatan tersebut juga merupakan wujud sekaligus langkah maju institusi pendidikan tinggi yang terus berkomitmen dalam rangka menyampaikan sumber daya manusia yang berkualitas,” tambanya.

Dengan melalui proses pendidikan yang terus berkelanjutan, IKTGM secara konsisten membina dan membentuk generasi yang cerdas, trampil, berkarakter serta profesional.

“Dan, ini pada bidang kesehatan. Sehingga nya, di harapkan kedepan akan mampu menjawab tantangan perkembangan ilmu pengetahuan teknologi dan dinamika perubahan di zaman yang semakin kompleks,” tandas Adati.

Lanjut, rektor IKTGM Kotamobagu apt. Alfiana Pramasita Gonibala, S.Farm, M.Farm dalam sambutannya juga menyampaikan, Capping Day bukan sekedar seremoni pemasangan cap dan simbol profesi.

“Lebih dari itu, momen ini merupakan titik awal komitmen moral dan profesional, bahwa sejak hari ini para mahasiswa telah memasuki fase baru baru sebagai insan kesehatan yang dituntut menjunjung tinggi etika, empati, tanggung jawab, dan integritas,” ucap Alfiana.

Tema yang kita usung malam ini, mengandung pesan yang sangat dalam kata Alfiana.

“Karena profesionalisme tidak lahir secara instan ketika seseorang menyandang gelar, melainkan dibangun sejak dini melalui sikap, disiplin, kejujuran, kepedulian, serta kemampuan untuk melayani dengan hati,” jelasnya.

Pemasangan kap atau yang biasa disebut dengan”Capping Day” dan pengucapan janji bagi mahasiswa Program Studi S1 keperawatan maupun DIII kebidanan tujuan pelaksanaanya adalah menandai transisi mahasiswa dari tahap pembelajaran teori menuju tahap praktik klinik sebagai calon perawat dan bidan profesional.

“Memberikan makna simbolik pemasangan cap dan atribut profesi sebagai tanda kesiapan mahasiswa untuk menjalankan praktik klinik sesuai standar dan kode etik profesi,” tambanya.

Anak-anakku mahasiswa sekalian, ketika nanti kalian mengenakan seragam praktik, turun ke lahan klinik, dan berhadapan langsung dengan pasien serta masyarakat, ingatlah bahwa yang kalian hadapi bukan sekedar kasus atau diagnosis, melainkan manusia dengan harapan, rasa takut, dan kepercayaan yang dititipkan kepada kalian.

“Perawat dan bidan adalah profesi mulia. Profesi yang menuntut kompetensi ilmiah sekaligus kepekaan nurani. Oleh karena itu, saya berpesan: jagalah sikap, jaga tutur kata, jaga etika, dan tanamkan nilai-nilai kemanusiaan dalam setiap tindakan pelayanan yang kalian lakukan,” terangnya lagi.

Terima kasih juga kepada seluruh orang tua dan wali mahasiswa yang suda hadir mendampingi di acara Capping Day ini.

Turut hadir dalam acara Capping Day tersebut, selain pembina yayasan, ketua DPD PPNI Kota Kotamobagu Ns. Sahalni Sharman S.Kep., M.Kep, ketua IBI cabang Kotamobagu Sri Nurhayati Dungio., S.ST., M.Kes, direktur RSUD Koto Kotamobagu yang diwakilkan. Dan, kepala-kepala puskesmas se- Kota Kotamobagu, serta seluruh dosen serta staf IKTGM Kotamobagu, para tamu undangan orang tua/wali.

“Jayalah IKTGM Kotamobagu semoga menjadi pelopor Pendidikan di Bolaang Mongondow Raya (BMR), terlebih khusus Daerah Kota-kotamobagu yang kita cintai ini,” pungkas Alfiana.

( Denny.D)

No More Posts Available.

No more pages to load.