
Labuhanbatu, paradigmanasional.id – Peredaran narkotika jenis sabu-sabu di Dusun Kampung Nilon, Desa Sei Kasih, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu diduga semakin merajalela dan tidak terkendali.
Warga setempat resah dan menyebut ada sosok yang diduga menjadi bandar utama di wilayah itu dengan inisial SAMPLOK.
Keresahan memuncak karena aktivitas transaksi barang haram tersebut disebut berlangsung terang-terangan dan hampir setiap hari. Ironisnya, hingga kini belum terlihat tindakan tegas dari Polsek Bilah Hilir untuk memberantasnya.
Sudah Meresahkan, Anak Kami Terancam
Menurut keterangan warga, Kampung Nilon kini menjadi sorotan karena diduga dijadikan salah satu titik peredaran sabu di wilayah Bilah Hilir. Lokasi transaksi disebut berada tidak jauh dari rumah warga dan jalan umum.
“Sudah lama ini bg. Yang jual itu orangnya inisial SAMPLOK. Sudah terang-terangan kali. Kami sudah resah, takut anak-anak kami ikut-ikutan,” ujar seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan, Selasa (28/7/2026).
Warga lain menambahkan, dampaknya sudah mulai terasa. Banyak anak muda yang berubah perilaku dan diduga menjadi pengguna.
“Kami takut Desa Sei Kasih ini jadi sarang narkoba. Kalau dibiarkan, habis generasi kami. Tolonglah Pak Polisi, segera bertindak. Jangan tunggu sampai ada yang overdosis baru bergerak,” tegas warga dengan nada kecewa.
Desak Kapolsek Bilah Hilir: Buktikan Komitmen Berantas Narkoba
Melihat situasi yang semakin parah, warga secara terbuka mendesak Kapolsek Bilah Hilir dan Kapolres Labuhanbatu agar segera melakukan penyelidikan, pengintaian, dan penggerebekan di Dusun Kampung Nilon.
Warga meminta agar sosok yang disebut-sebut berinisial SAMPLOK segera diperiksa dan diproses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.
Ini sudah darurat bg! Kami desak Bapak Kapolsek Bilah Hilir jangan tutup mata. Turunkan tim, gerebek Kampung Nilon. Tangkap bandar SAMPLOK itu. Buktikan bahwa hukum masih ada di Bilah Hilir,” desak warga kompak.
Warga juga menilai, jika pembiaran terus terjadi maka kepercayaan masyarakat kepada kepolisian akan luntur. “Jangan sampai masyarakat menilai aparat kalah sama bandar,” imbuhnya.
Tokoh Masyarakat: Ini Ancaman Serius
Seorang tokoh masyarakat Desa Sei Kasih angkat bicara. Ia menyebut peredaran sabu adalah ancaman serius bagi masa depan desa.
“Narkoba ini merusak segalanya. Ekonomi keluarga hancur, anak putus sekolah, kriminalitas naik. Kami mohon kepada Kapolsek Bilah Hilir untuk segera ambil langkah. Jangan sampai Kampung Nilon tercoreng namanya karena narkoba,” katanya.
Ia juga meminta agar operasi pemberantasan tidak tebang pilih dan menyentuh semua pihak yang terlibat.
Menunggu Tindakan Tegas Aparat
Hingga berita ini diterbitkan, redaksi masih berupaya mengkonfirmasi kebenaran informasi tersebut kepada Kapolsek Bilah Hilir dan Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu.
Redaksi paradigmanasional.id berkomitmen mengawal kasus ini sampai ada tindakan nyata di lapangan.
Kami juga membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi seluas-luasnya kepada pihak-pihak yang keberatan atas pemberitaan ini sesuai UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.
Dengan tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah, kami berharap aparat dapat bekerja secara profesional, transparan, dan akuntabel untuk mengungkap fakta sebenarnya di Kampung Nilon.
Penulis: Ade Rambe







