Ketua MAPAN RI JB Gultom Ultimatum Polsek Kualuh Hulu: 10 Hari Tak Bertindak, Kapolsek Diminta Dievaluasi

oleh -1393 Dilihat
Ketua mapan RI kabupaten labuhanbatu

LABUHANBATU UTARA, Paradigmanasional.id Kesabaran warga Lorong 6, Kelurahan Aek Kanopan Timur, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara, benar-benar berada di titik nadir. Maraknya peredaran narkoba jenis sabu-sabu yang berlangsung terang-terangan dan tanpa sentuhan hukum membuat masyarakat kini melayangkan desakan keras sekaligus ultimatum terbuka kepada aparat kepolisian.

Warga menegaskan, peredaran sabu di kawasan pemukiman padat penduduk itu bukan isu, bukan gosip, dan bukan dugaan, melainkan realitas pahit yang telah bertahun-tahun mereka saksikan. Aktivitas transaksi disebut berlangsung hampir setiap hari, semakin berani, semakin vulgar, dan seolah menantang hukum secara terbuka.

Nama seorang pria berinisial WW alias Wawan, warga Lorong 6 Aek Kanopan Timur, kembali disebut masyarakat sebagai bandar utama yang diduga mengendalikan peredaran sabu di wilayah tersebut. Menurut warga, nama ini bukan barang baru, melainkan sudah lama menjadi pembicaraan dan berulang kali disampaikan secara lisan di lingkungan sekitar.

“Ini bukan cerita kemarin sore. Sudah bertahun-tahun. Kalau aparat benar-benar bekerja, mustahil tidak tahu. Sekarang kami tidak lagi meminta, kami menuntut penangkapan,” tegas Izal (48), warga setempat.

Kemarahan publik semakin memuncak lantaran lokasi yang diduga menjadi pusat aktivitas narkoba tersebut tidak jauh dari Mapolsek Kualuh Hulu. Fakta ini memicu pertanyaan tajam dan kecurigaan serius di tengah masyarakat: apakah aparat benar-benar tidak tahu, atau justru memilih tutup mata?
“Bandar sabu bisa bebas beroperasi dekat kantor polisi.

Ini bukan lagi soal pengawasan, tapi soal keberanian dan kemauan bertindak,” ujar Ani (44), dengan nada geram.
Warga menilai, pembiaran yang terus berlangsung telah melahirkan darurat narkoba tingkat lingkungan. Generasi muda mulai terpapar, kriminalitas meningkat, dan rasa aman warga terkikis dari hari ke hari. Situasi ini dinilai sebagai bom waktu sosial yang sewaktu-waktu bisa meledak.

Tekanan publik juga datang dari organisasi masyarakat. Ketua MAPAN RI Labuhanbatu, JB Gultom, angkat bicara dengan nada keras dan terbuka.
“Maraknya narkoba di wilayah hukum Polsek Kualuh Hulu menjadi pertanyaan besar bagi Kapolsek yang baru. Apakah ini bentuk pembiaran, atau memang ketidakmampuan? Faktanya, para bandar narkoba dengan bebas menjajakan bisnis haramnya dan merusak generasi bangsa,” tegas JB Gultom.

Ia menegaskan, kesabaran MAPAN RI juga memiliki batas.
“Jika dalam 10 hari ke depan tidak ada tindakan nyata, kami dari DPC MAPAN RI Labuhanbatu akan menyurati Kapolres, agar Kapolsek Kualuh Hulu segera dievaluasi. Negara tidak boleh kalah oleh bandar narkoba,” tambahnya.

Warga Lorong 6 secara kolektif menuntut penggerebekan, penangkapan, dan penindakan hukum tanpa pandang bulu. Mereka menegaskan, hukum harus hadir secara nyata, bukan sekadar slogan.

Saat dikonfirmasi kepala BNNK labura Muhammad Hendro,SKM .,M.Kes
Ketika ditemui tim media di kantor BNNK labura mengatakan terimakasih atas kunjungannya untuk informasi yang abang sampaikan selanjutnya kami akan melakukan penyelidikan
Saat ini BNNK Labura terus melakukan kampanye tentang Bahaya Narkotika ke seluruh lapisan masyarakat dan melakukan rehabilitasi terhadap pengguna, terkait dengan peredaran narkotika
Kita dari BNNK Labura akan terus berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait yang ada di Labuhanbatu Utara. Pengaduan masyarakat yang masuk kita lakukan pemetaan dan pengumpulan data yang dikompulir dan dikoordinasikan untuk dilakukan tindak lanjut dari pengaduan tersebut.
(20/1/2026).

Sementara polsek kualuh Hulu AKP Citra Yani Br Barus ,S,H, M,H.
Ketika ditemui tim media di kantor mengatakan terimakasih atas kunjungannya untuk informasi yang bapak sampaikan selanjutnya kami akan melakukan penyelidikan dan koordinasi
Dengan Kanitreskrim dengan nada tegas .(20/1/2026).

Warga memperingatkan, jika aparat terus abai, mereka siap membawa persoalan ini ke tingkat yang lebih tinggi, termasuk melapor ke Polda Sumatera Utara, Propam, dan lembaga pengawas lainnya.
Pesan warga jelas dan tegas:
Tangkap bandar sabu sekarang, atau kepercayaan publik terhadap hukum akan benar-benar runtuh.

Ade rambe dan tim

No More Posts Available.

No more pages to load.