Dana Bantuan UMKM Dikeluhkan Warga Desa Jarin, Oknum Diduga Lakukan Potong Bantuan Capai 600 Ribu.

oleh -101 Dilihat

Pamekasan, Madura-Jatim,(Paradigmanasional.com.) – Warga penerima bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro (BPUM) atau BLT UMKM mengeluh diduga adanya pemotongan yang dilakukan oleh oknum untuk memperkaya diri, hingga mencapai 600 Ribu per KPM, di Dusun Panenggin Desa Jarin, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, Madura Jawa Timur, hingga sampai dikeluhkan oleh KPM.

Informasi yang diterima Team para awak media, ada puluhan orang yang diduga kuat menjadi korban pemotongan bantuan dari program yang digagas oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.

Salah satu warga yang tidak mau disebutkan namanya Mengatakan, “memang benar pak ada pemotongan mencapai Rp.600.000 (Enam ratus ribu rupiah) para korban memang agak takut menyampaikan kepada publik soal dugaan pemotongan bantuan sosial itu, dengan alasan bermacam-macam, ada yang sungkan hingga takut di hukum bahkan takut diintimidasi.

Kepada awak media menjelaskan, Terutama oleh oknum yang mengkoordinir dengan mengatas namakan sebagai penolong pendataan agar bisa direalisasi, dengan berdalih potongan administrasi. “Kamis (30/09/2021).

Hal senada juga diungkapkan oleh salah satu tokoh Desa Jarin Kecamatan Pademmawu, Informasi yang didapat dari warga, bahwa dugaan pemotongan bantuan sosial itu dilakukan oleh oknum yang berinisial “(P)”

“Informasi sementara yang kita dengar memang ada, Tapi belum ada yang berani melaporkan kepada kami secara gamblang,” bebernya.

Pantauan Team awak media, bahwa adanya pemotongan dilakukan oleh oknum makelar yang mengkoordinir dengan mengatasnamakan sebagai penolong pendaftaran agar bisa direalisasi, dengan berdalih pemotongan administrasi, diantaranya ada yang mencapai Rp.300.000 bahkan Rp.600.000 per orang.

Yang dipotong ada Rp.300.000 ada Rp.600.000 di Dusun Panenggin beda-beda dari jumlah Rp.1.2 juta per orang, terangnya.

Sementara itu, (P) saat Tim Investigasi menghubungi melalui Via WhatsApp tidak ada respon bahkan di WA pun tidak dibalas, Hingga berita ini dinaikan.(Tim)

No More Posts Available.

No more pages to load.