Ketua PJS Muba : Masyarakat Muba Menantikan Keseimbangan dan Kesejahteraan, Bukan Janji Manis !

oleh -37 Dilihat

MUBA, paradigmanasional.id DPC Pro Jurnalismedia Siber Musi Banyuasin lontarkan kritik terhadap Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin terkait kondisi ekonomi masyarakat Muba yang masih diambang ketidakpastian.

Kabupaten Musi Banyuasin yang terkenal dengan Sumber Daya Alam yang melimpah, mulai dari Sektor Migas, Sektor Perkebunan hingga Potensi Kawasan Industri Hijau justru tidak memberikan keuntungan apapun terhadap daerah dan masyarakat.

Hal ini menunjukkan ketidakmampuan pemerintah daerah mengubah kekayaan alam menjadi modal pembangunan yang merata.

Ketua PJS Muba Riyansyah Putra SH CMSP angkat bicara dan menyebut bahwa kekayaan Sumber Daya Alam berada diposisi ketimpangan dan tata kelola yang buruk.keuntungan finansial yang seharusnya mendongkrak perekonomian daerah Muba justru terkonsentrasi pada kepentingan oligarki.

“Batubara, minyak bumi dan sumber daya lainnya dikeruk habis namun taraf kemiskinan masyarakat Muba masih meningkat dan ekonomi daerah berada dalam kondisi terpuruk, hasil SDA yang dikeruk hanya menyisakan kerusakan lingkungan yang signifikan.fenomena ini adalah bukti bahwa rakyat Muba hanya menjadi penonton didaerah sendiri dan menyaksikan para elit dan oligarki bergelimang kemakmuran,”katanya.

Disisi lain pemerintah daerah terus-menerus memberikan janji manis pertumbuhan ekonomi, kemajuan dan kesejahteraan pada masyarakat, faktanya malah berbanding terbalik dengan potret kesenjangan ekonomi.

Menurut Riyan, masyarakat Muba sekarang membutuhkan solusi nyata.pembangunan ekonomi tidak boleh sekedar janji manis.kebijakan pengelolaan Sumber Daya Alam harus berorientasi pada penciptaan lapangan kerja, peningkatan ekonomi lokal dan perbaikan kualitas hidup masyarakat.

“Transparansi bukan sekedar kata indah dalam pidato, Sumber Daya Alam yang ada didaerah Muba adalah milik masyarakat Muba.Pemkab Muba harus objektif dalam kebijakan, setiap rupiah yang dihasilkan dari SDA bukan hak segelintir orang.apabila pemerintah terus tunduk pada oligarki maka perlahan fondasi kepercayaan publik runtuh,”ungkapnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan pemerintah daerah untuk mengupayakan langkah konkret dalam mitigasi kerusakan lingkungan berkepanjangan di Kabupaten Muba dari efek pengerukan Sumber Daya Alam dan lingkungan hijau yang dibabat habis oleh oligarki.

“Kerusakan lingkungan dan eksploitasi membabi buta di Muba ini menjadi cikal bakal warisan terburuk sepanjang sejarah bagi generasi penerus bangsa.bukan hanya menyebabkan krisis iklim global, bencana dari hilangnya penopang ekosistem lingkungan bahkan yang terburuk lagi terpuruknya ekonomi masa depan jika tidak ada kebijakan strategis dari pemerintah daerah,”tandasnya.

(Ary)

No More Posts Available.

No more pages to load.