Ngeri Fakta – Fakta Pria Dompu Dipanah Saat Nonton Piala Dunia

oleh -1822 Dilihat

Dompu Nusa Tenggara Barat, paradigmanasional.id Pria di Dompu mengalami nasib na’as (sial) saat nonton bareng (Nobar) Piala Dunia 2022. Pria bernama Herman Kardiansyah dipanah oleh orang tak dikenal (OTK) hingga menancap di pipi dan tembus ke rahang.

Berikut fakta-fakta pria di Dompu dipanah saat nonton Piala Dunia 2022.

1. Anak Panah Tembus ke Rahang

Herman warga asal Dusun Sarae Desa Kareke, Kecamatan Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB) menjadi korban pemanahan pada Sabtu malam (17/12/2022). Panah orang tak dikenal itu menancap tepat di pipi kiri hingga menembus di bagian rahang Herman saat menyaksikan Piala Dunia 2022 di salah satu rumah warga.

“Atas kejadian tersebut Korban mengalami luka tancap cukup serius di bagian pipi sebelah kiri. Itu yang kena pipi kirinya,” kata Kasat Reskrim Polres Dompu AKP Adhar, Minggu (18/12/2022).

2. Diduga pelakunya Berjumlah Dua Orang

Berdasarkan keterangan saksi, AKP Adhar menyebut bahwa pelaku berjumlah dua orang. Saat kejadian dua orang terduga pelaku berboncengan mengendarai sepeda motor matik.

3. Berhenti di Tengah Kerumunan Warga

Keduanya datang dari arah Kecamatan Pajo dan berhenti di tengah kerumunan warga yang tengah asyik menonton siaran langsung Final Piala Dunia 2022 Qatar antara kesebelasan Argentina vs Prancis.
Pria Dompu Dipanah OTK Saat Nonton Piala Dunia, Tembus ke Rahang

Pelaku kemudian menembakkan anak panah mengarah ke penonton hingga mengenai Herman. Sontak Herman berteriak kesakitan dengan anak panah yang menancap di pipi bagian kiri hingga tembus ke rahang.

4. Atas kejadian tersebut Korban Dilarikan ke RSUD Provinsi NTB untuk penanganan lebih lanjut.

Anak panah juga menembus di rahang dan juga tersangkut di gigi korban. Herman sempat dilarikan ke RSUD Dompu untuk mendapatkan perawatan. Namun karena luka yang dialami cukup serius sehingga harus di rujuk dilarikan ke RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) di Kota Mataram.

“Kita juga meminta kepada/keluarga korban atas kejadian tersebut segera dilaporkan ke pihak kepolisian agar pelakunya untuk segera menyerahkan kepada pihak yang berwajib dalam hal ini kepolisian,” pungkas Adhar. (Maulana).

No More Posts Available.

No more pages to load.