PJS Muba : Wartawan Itu Tidak Boleh Diintervensi, Apalagi demi Keberpihakan

oleh -5 Dilihat

MUBA, paradigmanasional.id Ditengah isu maraknya intervensi dan gangguan terhadap independensi wartawan, DPC Pro Jurnalismedia Siber (PJS) Musi Banyuasin tegaskan kebebasan pers tidak dapat diganggu gugat.

Ketua PJS Musi Banyuasin Riyansyah Putra SH CMSP tekankan bahwa wartawan adalah jantung dari jurnalisme.hal itu diungkapkan terkait fenomena kebebasan pers yang seringkali diintervensi oleh golongan yang menyebabkan independensi wartawan dipertaruhkan.

“Wartawan memiliki tanggung jawab moral dan profesional.mereka berhak menyampaikan informasi yang jujur, adil dan berimbang, selain itu wartawan juga dituntut menjaga netralitas tanpa ada keberpihakan kepada pihak tertentu,”ujarnya.

Sebab, ketika media dijadikan alat propaganda atau sarana pembenaran sepihak oleh pihak- pihak tertentu, maka fungsi utama media sebagai pilar keempat demokrasi akan ternodai.

Lama-kelamaan, publik akan mempertanyakan integritas wartawan tersebut, bahkan turut meragukan kredibilitas wartawan lain. Ini bukan hanya merusak kepercayaan terhadap satu media, tapi bisa menciptakan krisis kepercayaan terhadap dunia pers secara keseluruhan. Masyarakat akan bertanya- tanya apakah berita yang disampaikan masih objektif dan berbasis fakta ataukah hanya sekadar pembentukan opini demi melayani kepentingan tertentu.

Riyan menegaskan, bahwa wartawan harus objektif pada satu hal yaitu, penyambung informasi masyarakat tanpa dibumbui keberpihakan.

“Karena itulah, menjaga independensi dan integritas profesi adalah harga mati.hanya dengan itu, kepercayaan masyarakat terhadap wartawan bisa dipertahankan dan jiwa jurnalisme tetap menjadi cahaya dimata masyarakat,”jelasnya.

(Ary)

No More Posts Available.

No more pages to load.