Usai Gelar Karya, SMAN 2 Kotamobagu Melaksanakan Pemilihan Ketua OSIS

oleh -1232 Dilihat

Kotamobagu, paradigmanasional.id – Luar biasa dan sangat meriah. SMA Negeri 2 Kotamobagu melaksanakan kegiatan gelar karya, dan kemarin di hari Rabu ada beberapa kegiatan yang sudah berjalan seperti festival demokrasi, gerak tari, lagu Nusantara, talk show, debat, Quivck count serta pemilihan ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) dan ketua umum MPK. Dan, kegiatan puncaknya hari ini Kamis, (23/01/23).

Ada tiga gelar karya yang dilaksanakan, yang pertama ada rekayasa teknologi, kemudian ada Bineka Tunggal Ika dan yang terakhir suara Demokrasi, yaitu terkait menyalurkan hak pilihnya pada sistem pemilihan secara langsung terhadap ketua OSIS SMAN 2 Kotamobagu yang baru.

Kepala SMAN 2 Kotamobagu Drs I Ketut Gunawan Adywisna MM kepada wartawan Paradigmanasional.id menyampaikan, jadi ketiga gelar karya tersebut di laksanakan secara menyeluruh dan saling berkaitan.

“Dimana puncak kegiatannya suara demokrasi, dikaitkan dengan pemilahan ketua OSIS. Jadi, dalam suara demokrasi ini kita menggunakan rekayasa teknologi dengan melibatkan kelas XII atau fase F untuk menggunakan quick count,” tutur Gunawan.

Kemudian kata Gunawan, untuk lebih memeriahkan acara ini kita bersama guru-guru yang masuk ke panitiaan, mengkolaborasikan dengan kegiatan Bineka Tunggal Ika.

“Kemarin kita sudah melaksanakan tampilan-tampilan dari seni dan tari Nusantara. Jadi hari ini puncaknya. Mudah-mudahan bisa berjalan dengan baik dan lancar,” jelas Gunawan.

Lanjut, kegiatan seperti ini juga sesuatu yang sangat luar biasa, karena dilaksanakan oleh anak-anak siswa kita. Dan, dibimbing langsung oleh para pendamping untuk vasilitator P5.

“Nah, untuk calon peserta ketua OSIS ada 6 orang yang ikut, terus untuk kelas calon Ketum MPK, ada 5 orang. Masing-masing para peserta tersebut kelas XI,” tambah Gunawan.

Harapan pihak sekolah untuk lembaga pendidikan di SMAN 2 Kotamobagu, dengan kita melaksanakan kegiatan ini, kita bisa membentuk karakter pribadi pelajar pancasila kepada anak-anak siswa. Dimana, kita bisa membawa seluruh siswa untuk memahami dengan sungguh-sungguh.

“Dan semoga kedepannya bisa mengalami bagaimana mereka hidup di tengah-tengah masyarakat nanti, terutama dalam sistem berdemokrasi. Baru anak-anak didik kita yang merasakan pemilihan umum yang di selenggarakan oleh pemerintah, sehingga bisa dirasakan dan di alami oleh sekolah SMAN 2 Kotamobagu,” pungkas Gunawan.

Denny.D

No More Posts Available.

No more pages to load.