AKBP Irwanto Kapolres Kotamobagu: Tidak Akan Mentolerir Segala Bentuk Penyalahgunaan BBM Subsidi

oleh -98 Dilihat

KOTAMOBAGU, Paradigmanasional.id Sabtu, (2/05/2026). Praktik penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar subsidi kembali menjadi sorotan.

Di tengah harga resmi yang masih bertahan Rp6.800 per liter di sejumlah SPBU di Kotamobagu, harga solar di tingkat eceran justru melonjak drastis hingga Rp16.000–Rp18.000 per liter.

Kondisi ini memicu keresahan di kalangan masyarakat, khususnya pelaku usaha sektor pertanian seperti penggilingan padi, jagung, hingga pemilik traktor yang sangat bergantung pada solar subsidi untuk operasional mereka.

Sebut saja Fikri M, warga Kotamobagu yang berprofesi sebagai pemilik traktor, mengaku terpaksa membeli solar dengan harga tinggi demi memenuhi kebutuhan kerja.

“Kemarin saya beli Rp18.000 per liter. Mau tidak mau harus dibeli karena kebutuhan di lapangan,” ungkapnya.

Keluhan serupa juga disampaikan seorang pelaku usaha penggilingan padi di Desa Poyowa yang enggan disebutkan namanya.

Ia menyebut, lonjakan harga ini diduga kuat akibat ulah oknum penimbun BBM subsidi yang memanfaatkan situasi.

“Dulu masih Rp10.000 per liter, sekarang satu galon 25 liter bisa sampai Rp400.000. Kami berharap aparat segera turun tangan karena ini sangat memberatkan,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Kapolres Kotamobagu AKBP Irwanto S.I.K., M.H menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir segala bentuk penyalahgunaan BBM subsidi.

“Karena ini sangat memberatkan,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Kapolres Kotamobagu AKBP Irwanto S.I.K., M.H menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir segala bentuk penyalahgunaan BBM subsidi.

/Denny.D/

No More Posts Available.

No more pages to load.