SMA N 3 Kotamobagu Menggelar IHT, Assessment Pembelajaran dan Pembelajaran Berdiferensiasi serta Optimalisasi Platform Merdeka Mengajar

oleh -1244 Dilihat
oleh

Kotamobagu – Sulawesi Utara, Paradigmanasional.id  – SMA N 3 Kotamobagu menggelar In House Training (IHT) berkaitan dengan assessment pembelajaran dan pembelajaran berdiferensi serta optimalisasi platform merdeka mengajar bertempat di ruang SMA N 3 Kotamobagu, Kamis, 09/10/2023.

Kegiatan tersebut dihadiri kepala cabang dinas Provinsi Sulawesi Utara wilayah Bolaang Mongondow Timur (Boltim) dan Kota Kotamobagu ( KK) Hans Hart Moonik, S.Pd, M.Pd sekaligus membuka pelaksanaan IHT dan pembawa materinya dari Provinsi Sulawesi Utara.

Kepala SMA N 3 Kotamobagu Djepri Adilang, S.Pd MM melalui kepala sekolah bidang kurikulum Eliana Lasabuda S.Pd, MM kepada media paradigmanasional.id di ruang kerjanya mengatakan,  “SMA N 3 Kotamobagu  salah satu yang menjalankan sekolah penggerak angkatan ke 3, dimana sudah melakukan secara utuh dan berbeda dengan  yang belum sekolah penggerak (SP), mereka melaksanakan IKM secara mandiri.” Sebut Eliana Lasabuda.

Lanjut Eliana Lasabuda, Kegiatan IHT merupakan kegiatan terprogram yang dilakukan untuk meningkatkan kompetensi dari setiap guru.

“Kegiatan  terprogram telah dilaksanakan beberapa waktu yang lalu, namun pada bulan Juli, Agustus dan September 2023 kami melakukan refleksi dan evaluasi. Ternyata masih ada yang kurang dari guru – guru sehingga kami sikapi dengan melakukan IHT, dengan tujuan untuk memberikan penguatan kepada teman – teman guru terutama merancang assessment yang masih perlu pemahaman yang lebih kuat lagi.” Jelasnya.

Eliana Lasabuda juga mengatakan, “Terkait dengan bagaimana pembelajaran yang berdiferensiasi yang berpusat pada peserta didik karena inti dari kurikulum merdeka adalah pada peserta didik atau murid.”

“Kemudian berikutnya adalah mengoptimalisasikan platform merdeka mengajar sebagai sumber belajar yang  tidak hanya bagi siswa tapi juga terutama guru untuk meng-upgrade dan mengembangkan diri mereka sehingga mampu menyesuaikan dengan kurikulum merdeka yang sedang dijalankan oleh pemerintah saat ini.”

“Harapan dari kami terutama komite pembelajaran (KP) tentu setelah mengikuti IHT, bapak dan ibu guru akan lebih tercerahkan, kemudian lebih terarah lagi dan lebih membuka diri dengan kurikulum merdeka.”

“Dengan demikian mereka benar – benar mampu menjalankan apa yang diharapkan oleh pemerintah lewat kurikulum merdeka.” Tutupnya.

(Feki S)

No More Posts Available.

No more pages to load.